Untuk Naya


“Assalamu’alaikum dedek.”

itulah kalimat yang selalu ayah ucapkan untukmu di pagi hari

sambil mengusap-usap perut bundamu

lalu bundamu menjawab, “dedek sudah bangun kok, yah”

“Oh, ayah bangun kalah duluan ya sama dedek?” jawab ayah

lalu seperti biasa, bundamu hanya tersenyum

.

mungkin kau belum sempat memandang wajah bunda

dia sangat mirip denganmu

sangat mirip dan cantik

semoga kau mengenali kecantikan wajahnya kelak

di pintu surga Allah saat kami menyusulmu

.

bundamu adalah wanita yang sangat kuat

dia bahkan tidak pernah mengeluh sekalipun

saat dia merasa kesakitan, cukup baginya mengusap-usap perutnya

saat dia sakit, tidak pernah bunda mau meminum obat

karena bunda tidak mau obat itu akan meracunimu

dia tanggung beban itu karena cintanya kepadamu

.

dan saat bunda harus kehilanganmu

di depan mata ayah, bunda tidak menangis

bunda hanya berkata “maaf ayah, bunda tidak bisa menjaga dedek.”

bahkan saat kelelakian ayah tak sanggup menahan air mata

bunda mengelus-elus kepala ayah

dia berkata “dedek anak yang pintar, ayah. dedek tidak pernah merepotkan bunda.”

.

Naya Zahra Dahayu Winnasis

itulah nama yang diberikan bunda kepadamu

bunda ingin kau menjadi wanita yang membawa ketenangan dan berhati teguh

dan nama itu tertulis dalam-dalam di hati ayah dan bunda

nama itu kan menjadi guru keikhlasan ayah dan bunda

menjadi doa dan menjadi kekuatan bagi ayah dan bunda untuk meneruskan hidup

.

bagaimana ayah tidak bersedih

sedangkan engkau adalah muara cinta ayah dan bundamu

tapi bagaimana ayah harus terus menangis

sedangkan sekarang engkau sedang ditimang-timang oleh para kekasih utusan Allah

di surganya Allah itu, ingatlah bunda yang telah melahirkanmu dengan segala pertaruhannya

ingatlah wangi tubuhnya, sewangi dia saat melahirkanmu

.

Naya Zahra Dahayu Winnasis

terima kasih sudah menjadi putri ayah dan bunda

ayah dan bunda selalu mencintaimu sampai kapanpun

.

jogjakarta, 7 Januari 2012

11 thoughts on “Untuk Naya

  1. turut belasungkawa masbro,..

    Seuai Janji Allah SWT,.. Naya kini menjadi penghuni Syurga Allah,.. Semoga Jiwa yang suci menjadi kunci Syurga bagi ayah bundanya Kelak,..

    • amiin ya robbal ‘alamin. makasih ya bro untuk doa dan semangatnya. semoga sampeyan juga selalu berada dalam penjagaan Allah SWT.

  2. turut berbela sungkawa mesti tdk kenal bro tapi foto belerang itu yg mengantarkan sy sampai ke tulisan ini semoga keluarganya senantiasa sakinah segera diganti sama yang kuasa

  3. Saat saya nulis komentar ini, mungkin Naya Zahra Dahayu Winnasis sedang bermain-main dengan Aulia Kusuma Firmansyah, putra saya yg juga tidak pernah nakal dan terpilih untuk kembali bersama-Nya pada November 2011 lalu..:)
    ** Innalilahi.. sori bro gak ngerti nek anakmu yo gak ono. mugo2 dadi penolong kedua orang tuanya di akhirat nanti. amiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s