Home


BIRDS OF BALURAN BOOK BEHIND THE SCENE

We’re Indonesian and We’re Proud to be

Setelah Birds of Baluran National Park terbit, saya dapat kabar dari kawan, bahwa kawannya kawan saya itu bertanya kepada kawan yang punya kawan tadi, “Buku burung ini dua penulisnya orang bule ya? Swiss dan Richard?”. Spontan saya langsung ngguyu ngakak, ya jelas donk, kalo nama Richard Noske sudah jelas orang bule. Tapi “Swiss Winnasis”! Uteke a?!

Ok, now I tell you how bule I’m!

Birds of Baluran National Park, Tabungan Akhirat Kelak

Akhirnya, terbit sudah buku yang saya mimpikan itu: Birds of Baluran National Park (BBB). Bahkan sampai detik ini saya masih belum percaya kalo nama saya terpampang di halaman cover urutan pertama lagi. Ngapunten Gusti Allah, saya bukannya gak bersyukur, cuma sedikit gak percaya saja.

Setelah melalui proses panjang, 4 tahun mengumpulkan foto, 2 tahun menyusun teks, 6 bulan pematangan teks, 3 kali ganti desain, dlsb, buku ini seperti menyiram kepala saya dengan air dingin di tengah-tengah padang pasir nan gersang. Semua rasa lelah, mangkel, frustasi, luruh dalam senyum dan syukur.

Bikin Buku Itu…

Benar-benar bukan perkara mudah ternyata bikin buku itu. Bayangkan, minggu depan buku ini sudah harus naik cetak tapi sampai detik ini kami, tim penulis, masih engkel-engkelan masalah substansi teks. Jangankan menyelesaikan layout, mendefinisikan apa itu savana, hutan musim sampai hutan dataran tinggi saja memerlukan waku berhari-hari. Itu karena ada penulis asing, Richard, yang tentunya dia punya hak yang sama untuk mengambil suara, dan tentunya lagi dia tidak tahu banyak tentang Baluran. Apalagi ekosistem Baluran sangat spesifik menurut saya.

Baca semua cerita di balik layar BBB di Book of Baluran Birds Book Behing the Scene

____________________________________________________________________________________

OLEH-OLEH DARI LAPANGAN

Dari Atas, Dari Bawah, Kau Selalu Mempesona, Sayang [photo essay]

Baluran, dulu nama ini sangat asing bagi saya, bahkan ketika pertama kali kaki saya mendarat di atas tanahnya. Sempat melegenda oleh savananya yang menawan dengan satwa-satwa berukuran besar di tengah-tengahnya pada tahun 80an sampai awal 2000an. Lalu kangker Akasia mulai menggerogoti keindahannya. Banteng, Kerbau dan Babi Hutan pun pergi entah kemana. Savana Baluran ditinggalkan sendiri melawan kanker ganas dalam tubuhnya. Di saat kangker Akasia terus menggerogoti Baluran, banyak orang mulai lupa dan meninggalkan Baluran. Tapi sekali lagi, tidak ada yang tidak menawan di tanah kering ini. Di manapun kaki menginjak dan mata anda memandang, saya selalu terpesona dengan kecantikannya.

.

Bad Time on A Great Place [photo essay]

Perjalanan saya ke Sulawesi beberapa bulan yang lalu benar-benar meninggalkan kesan yang… gak tahu harus menyebutnya menggunakan istilah apa? Senang? Biasa? Agak kecewa? Mungkin juga sangat kecewa! Mengunjungi Taman Nasional Bantimurung yang katanya surga kupu-kupu saya justru tidak menemukan satupun yang membuat saya terkagum-kagum. Endemisitas? Saya belum membuktikan dengan mata dan lensa saya. Mungkin kah saya salah musim? Atau konon katanya kawasan karst dengan lanskap sangat indah ini pernah mengalami over hunting terhadap beberapa jenis satwanya. Kupu-kupu sudah pasti target perburuan utama karena kalo sampeyan datang ke sana, puluhan penjual menawarkan dagangannya berupa awetan kupu-kupu dalam jumlah sangat besar! Dari mana mereka berasal? Penangkaran? No way! Saya yakin itu pasti dari alam. Itu baru yang dijual lokalan, belum yang dikirim ke luar kota apalagi ekspor. Tiga kali saya ke Bantimurung, dan mungkin hanya hari terakhir saja saya merasakan sedikit kepuasan melihat bentang alam kawasan karst yang sangat menawan.

Nostalgia Trisik, Nostalgia Digiscoping

Trisik adalah salah satu kawah candradimuka saya. Ada banyak ilmu dan kenangan menyenangkan saya di pantai selatan Jogjakarta itu. Berbekal monokuler pinjeman dan Nikon N450 yang pinjeman juga, saya yang hampir selalu ditemani Batak, belajar gimana motret burung menggunakan digiscoping. Bisa dibilang, Batak adalah partner hunting foto terbaik yang pernah saya kenal. Karena selain ngancani, dia juga tidak eman-eman berbagi ilmunya tentang burung yang jauh lebih baik dari saya.

lihat semua cerita di Kabar dari Hutan

____________________________________________________________________________________

NYONTONG TIADA TARA

Di Tengah Hiruk-Pikuk Ini Hamba Kesepian

“Kalo menurut saya cak, tahun baru itu itung-itungan yang membingungkan. Saya denger-denger tanggalan umum ini ditetapkan berdasarkan kelahiran cak Yesus. Padahal Natal itu sendiri tanggal 25 bulan 12. Jadi yang mana yang hari lahirnya cak Yesus? Tapi menurut hemat saya, biar gak engkel-engkelan, tahun baru itu tidak lain tidak bukan merupakan selametan selapanan-nya (peringatan tujuh hari dalam adat Jawa) cak Yesus.” usul juragan besi tua Madura.

lihat semua contongan di Nyontong

____________________________________________________________________________________

RESENSI APA SAJA

Kelembutan Hati di Balik Kokohnya Jiwa Petarung

Setelah sekian lama gak nonton pilm bagus, atau kalopun sempat nonton selalu saja gagal menyempatkan waktu untuk menulis beberapa paragraf ngasih bocoran. Jadilah Warrior, film terakhir yang saya tonton dan pertama yang bikin saya gak tahan bikin resensi setelah berbulan-bulan lamanya. Ok, apakah sampeyan sudah klik link judul filmnya? Sudah lihat ratingnya? dari berapa ribu users? Sudah lihat juga movie-meternya? Yes, angka yang sepadan untuk sebuah film bagus, even best ever! Kalo saya yang lihat angka-angka itu, tidak perlu saya baca paragraf setelah ini. Langsung saya donwload di torrent, pergi ke rental atau beli dvd bajakannya. Jadi anggap saja ini hanya tulisan ndobos.

.

Ketika Alam Liar Memanggil

Berdasarkan dari kisah nyata pada tahun 1993-1996. Adalah Ri Tai yang diperankan oleh Duobuji, seorang mantan tentara Tibet yang membentuk pasukan keamanan yang terdiri dari beberapa masyarakat sipil Kekexili yang bertekad memerangi para pemburu gelap Tibetan Antelop. Kekexili adalah sebuah daerah di pegunungan HImalaya yang masuk wilayah di Tibet berada pada ketinggian 4.700 m dpl, tempat dimana satwa terancam punah itu hidup. Dan Ga Yu, seorang wartawan yang diperankan Zhang Lei, yang datang ke komunitas mereka untuk meliput kehidupan komunitas ini yang sebelumnya tidak ada orang yang tahu. Dari sinilah cerita ini dimulai.

lihat semuanya di Resensi Apa Saja

____________________________________________________________________________________

HALAMAN FOTO

Birds Natural BeautyNatural Beauty OthersOthers

____________________________________________________________________________________

MUNGKIN ANDA PERLU TAHU

Akhirnya Buku Burung Baluran

cover-pasti

Lebih dari satu tahun sudah, giga byte demi giga byte dihabiskan untuk menangkap keindahan burung-burung Baluran. Setap foto adalah proses pembelajaran yang sangat berarti betapa alam sudah sedemikian ikhlasnya untuk melayani manusia. Bahwa di setiap helai bulu burung-burung yang terbang di angkasa, di setiap helai daun yang bergoyang ditiup angin, pun di setiap tetes air yang keluar dari balik bebatuan, sesungguhnya alam tidak pernah berhenti berdzikir untuk manusia-manusia yang meluangkan waktunya untuk melindungi dan melestarikan alam dari kerusakan.

Dan akhirnya, tidak ada cita-cita yang tidak tercapai pun tidak ada usaha keras yang tidak membuahkan hasil. Meskipun masih jauh dari sempurna, semoga buku sederhana ini cukup untuk menampung semua keindahan warna dan kemerduan nyanyian burung-burung di Taman Nasional Baluran. Lalu mengabarkan kepada dunia bahwa mereka bahagia, mereka baik-baik saja, dan akan terus begitu selamanya.

Baca selengkapnya dan download bukunya (PDF) masuk sini aja ya…😀

Peta Burung Taman Nasional Baluran

Akhirnya, setelah hampir 4 bulan. Kalo saja sehari semalam habis 2 bungkus GG inter dan 2 gelas kopi kapal api. Jadi total udah menghabiskan 240 bungkus GG inter dan 1.5 kilo kapal api. Tinggal dihitung aja berapa persen kadar nikotin dan kafein di dalam darah saya, demi sebuah Peta Burung Taman Nasional Baluran. Didahului dengan pengenalan kawasan selama kurang lebih 8 bulan, akhirnya kami Tim PEH memutuskan untuk melakukan survey di seluruh kawasan Baluran (sampling 100%) selama kurang lebih 3 bulan. Dengan menggunakan grid-grid sebagai satuan pengamatan, kami membagi kawasan Baluran menjadi 25 grid pengamatan dikurangi 2 grid yang ternyata berada di luar wilayah taman nasional…

.

Peta Interaktif “Jogja Interest Bird Map”

Awal bulan April 2008 ini Yayasan Kutilang Indonesia (YKI) melalui Kutilang Indonesia Birdwatching Club (KIBC) telah merilis Jogja Interest Bird Map. Yaitu sebuah peta interaktif yang dijalankan menggunakan Adobe Flash Player 8. Dengan adanya peta interaktif ini diharapkan bisa menjadi media informasi tentang burung-burung yang ada di Jogjakarta dan sekitarnya…

.

lihat semua Informasi

30 thoughts on “Home

  1. RUAR…. BIASAAA…NEH, Ya perjuangannya ya..hasilnya.
    **MATUR TENGKYU PAK, AYO BEBERANAN NGRANTASI GAWE…. TAKTUNGGU SESUATU YANG HEBAT DARI TEMPAT YANG HEBAT DARI TENGAH LAUT JAWA….

  2. Wah Dab! aku kangen mblusuk alas bareng Kon! oh ya neng Baluran jik akeh banteng e to? aja mik burung terus, tulung foto to Banteng sing guedhe…kw lali po nek kw ki Radja Banteng?
    **HEHEHE UANGEL NDES GOLEK FOTONE BANTENG. MBOK KOWE MRENE AE, TAKNGGO UMPAN BANTENG BEN AKU NDANG ENTUK FOTO BANTENG HAHAHAHAA….SALAM NGGO BOJOMU.

  3. Wah Mas Swiss, kemarin aku nulis resep berbeque di blog eh dimarahi sama suamiku katanya dagingnya dilindungi. Ya mungkin perspektif yang berbeda dari seorang koki katering dan suaminya yang orang hutan he3x
    hehehehe… la kok bisa dagingnya dilindungi? sampeyan pake daging bateng mungkin? atau daging merak? la kalo itu ya saya setuju sama suamine sampeyan hehehehe…. sik..sik…kok saya lupa dengan nama Kirana Kartika ya? sori lo, asli aku lupa banget. hehehe

    • Wah berarti belum buka blogku he3x aku masak BBQ daging Rusa…blogku isinya kan masak-memasak dan teknik mengajar he3x alhamdulillah baru aja ketrima ngajar di SD-IT AL MANAR Pangkalan Bun jadi dech hidup di kota
      **OOOOO SAMPEYAN KI BOJONE ALEX TA? LA BIYEN JENENGE SAMPEYAN KI LEBIH TENAR SEBAGAI “SARI MBIRIT” DARIPADA KIRANA KARTIKA JE HAHAHAHAA… BLOGE SAMPEYAN APIK KOK, KESAN GELAP TEMPLATENYA BIKIN ORANG PINGIN LAPAR HEHEHE PAS DENGAN TEMA BLOGNYA. SALAM NGGO GONDESE ALEX YO?

      • Waduuuhhh kok manggilnya gitu? Kesannya katrok ya he3x padahal mas Alex lebih katrok dari aku lho, ya lain dong Jogja ama Jakarta he3x, eh padahal dia selalu memanggilku dengan panggilan sansekerta lhooo…he3x up date blognya jarang-jarang akhir-akhir ini karena sibuk menerima kue pesanan dari kantor juga ini siap-siap hari sabtu mau pindahan ke Pangkalan Bun. Salam sudah disampaikan🙂
        **OKE DEH. SUKSES AJA BU, SEMOGA USAHANYA LANCAR, BIAR BISA BUAT PULANG KE JAWA NAIK GARUDA HEHEHEE….

  4. … Pengen dolan ke Baluran, nengok Mas Swiss dan burung-burungnya… sekalian jeng-jeng naik KA Cantik Ekspress dan Mutiara Timur…
    **weee.. mulai kapan pak blog sepur iki? kok aku gak tahu ngerti yo? hehehe.. yo monggo2 taktunggu kedatangannya selalu…

  5. bos, bukunya kok g bs di download?
    oh slamat jg buat konco2 TN baluran yang dapat juara 1 di BBR TNBB.
    kapan di baluran?
    **wah, berarti lagi kehabisan bandwitch om…dicoba besok aja. tapi kok di komputer saya bisa ya?
    heheeh..iyo e kok iso yo juara 1? aku rada curiga karo jurine hahahaa..
    baluran insyaAllah tahun depan om… ditunggu aja…kalo gak di-cancel sama bosnya hehe..

  6. salut nggo paklek sing wis menikmati kerjane. mugo suksess truss. Allahu Akbar
    **matur nuwun bapak… kalo ada yang kurang berkenan, paklike iki sakan sangat senang kalo diingatkan…

  7. Paklek, sorry q rep tekon:
    manuk apa sing paling guedee ndek mBaluran?
    Sing paling seneng diburu wong?
    uga sing langka/punah?
    **jawabannya Merak Hijau (Pavo muticus), Pak Guru…
    berstatus ENDANGERED, dan setiap bagian tubuhnya berharga, mulai dari burung hidup, daging, bulu, sampai telornya…😦
    begitu Pak Guru…hehehe…

  8. kring kring,. mas swiss saya datang berkunjung,.
    **WEEEE… MONGGO SILAHKAN MASUK. OLEH2NYA LANGSUNG BAWA KE DAPUR AJA YA HEHEHE…

  9. mas, numpang tanya cara bikin halaman home gimana? taerus sama gimana caranya bikin album foto?? Maklum, amatiran… biasa pake Blogger…
    **NTAR YA BRO… AKU IMEL AJA. AGAK PANJANG SOALNYA😀

  10. makasi juga udah mampir balik mas…hehehe…tempatku emg sepi seperti berhantu😀
    btw akhir2 ini ada burung kecil suka matuk2 jendela kamarku, kalo pagi aja sih, pengen banget moto…burungnya kecil…agak lebih kecil dr burung gereja, kepalanya warna merah…giman supaya mendekat ya…gw kasi remah2 ga minat juga…buah juga ngga…*hehehe amatir pisan, kenanya dari jarak 3 meter tapi itu juga dari balik jendela, deket dikit ngabur, pdhal gw udah sikat gigi hihihihii* ada tips?
    **WARNA KEPALA MERAH? SEPERTINYA BURUNG CABAI JAWA .
    TIPS: COBA AJA BIKIN BIRD FEEDER ATAU NESTBOX. BIRD FEEDER TUH KITA MENCOBA MENARIK BURUNG DENGAN MENYEDIAKAN MAKANAN PADA SUATU TEMPAT YANG DIDESAIN SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA MAKANAN ITU HANYA BISA DINIKMATI OLEH BURUNG. KALO NEST BOX ITU MEMBUAT SARANG BUATAN. PASANG AJA DI HALAMAN RUMAH, TRUS AMATI PERKEMBANGANNYA.
    CONTOHNYA SEPERTI INI NE. BIRD FEEDER. NEST BOX.

  11. wah lagi nemu blog apik ki..
    barusan moco buku burung di Baluran.. 2 jempol buat swiss dkk
    smoga buku tersebut bisa menginspirasi temen2 PEH di TN Betung Kerihun

    Salaam

    Kang Wed
    **Salam kenal Kang Wed, saudara forester dari nun jauhhhh di sana😀, terima kasih dah mampir di blog awut2an ini. sukses buat kawan2 PEH disana. ayo bikin progress yang positif🙂

  12. waaaw apreciate banget ada orang yg begitu loyal sama taman nasional baluran, saya kira sudah ga ada yang pedula dengan TN ini.. keren sekali blog nya..
    walau baru sekali ke TN Baluran namun saya sudah suka dengan tempat ini, sangat berkesan.. mungkin kalau punya project boleh ajak ajak🙂

  13. kulonuwun mas bro, nderek nepangaken, kulo tetangga baru, masih cubluk niki mas.
    blog e kok apik sih cuk?!
    yo opo iku nggawe ne he?!
    **sih cubluk ki wes ngono ae blogmu. gak usah melok2 wong tuek hahahaha…
    share link yo!

  14. Salam kenal mas, luar biasa inspiratif…banyak belajar dari Anda…Salam
    **salam kenal juga mas. terima kasih sudah mampir di Baluran and Me😀

  15. Muanteb tuenan dunia permanukanya bener2 lengkap.
    Salam kenal mas semoga kalau saya ke Baluran bisa bener2 langsung nemu spot2 birdwatchingya.
    Fotonya endak ada yang diupload di panoramio apa ya, sayangya, jadi sulit tahu koordinat foto burungnya dimana tgl berapa.
    Met kenal mas swiss
    **salam kenal juga mas Tedjo. wah gak sempat mas kalo harus upload ke panaramio. tenang aja, semua kawasan baluran adalah spot BW kok😀

  16. Sumpah……….!
    Nih blog keren banget mas…….!!! ^_^
    Asik banget! Foto2nya juga keren2! Kalo boleh tau fotonya pake kamera apa ya?
    Aku suka foto rusa di baluran, keliatan deket & jelas banget! Kuuuereeen!

  17. Sumpah……….!
    Nih blog keren banget mas…….!!! ^_^
    Asik banget! Foto2nya juga keren2! Kalo boleh tau fotonya pake kamera apa ya?
    Aku suka foto rusa di baluran, keliatan deket & jelas banget! Kuuuereeen!
    **hehe makasih mas hermawan dah mampir di Baluran and Me. saya pake D200 n EOS 50D. monggo kalo mau maen ke Baluran. tiketnya cuma 2500 aja kok hehehe

  18. Mas Swis
    Saya suka dengan design mas tentang alam…
    jika saya minta tolong didesignkan buku kupu-kupu saya sekaligus seperti pormat pdf biodifersitas….
    saya sudah punya foto ratusan ontogeny kupu-kupu rokan-sumatera, dan sekarang sudah saya cetak beberapa exemplas (300 halaman)
    kalau bisa minta nomor hpnya mas…
    Terimakasih
    Yusri syam
    **dengan senang hati mas. tapi waktunya kapan ya? no hp saya kirim ke imel aja ya?

  19. Su…. mana foto Makassar-Maros-Bantimurung-Pattunuang????? Posting ya…
    **hehhee siap gan. belum sempat nulis, masih maraton kerjaan kantor😀

  20. Maaf mas, saya cuma mau menanyakan komentar anda di link ini http://birdsofjakarta.blogspot.com/2009/08/penerbangan-sang-maskot-kota-jakarta.html
    Anda berkomentar 1 orang member RCI bisa memiliki 100 ekor raptor, anda dapat info dari mana? ada bukti kongkritnya? Saya sudah minta anda untuk konfirmasi, tetapi sampai saat ini tidak ada sama sekali. Thx b4
    **saya dapat info itu dari kawan saya di jogja, kebetulan dia peternak tikus putih, dan yg jelas tikus2 itu dijual kepada para pemelihara raptor. saya tidak tahu pasti omset perharinya berapa. tapi yg jelas dia bisa menjual sampai ribuan ekor tikus putih per hari. nah angka ‘100’ itu apakah spesifik merujuk ke satu orang, atau kumpulan pemelihara yang ada di jogja, saya kurang tahu pasti. tapi saya ingat betul teman saya menyebut 100 itu merujuk ke satu pemelihara.

  21. Asalamualaikum mas Swiss, boleh ijin ngopi foto2 burungnya g’ buat belajar birding, matursuwun
    **monggo silahkan bro.. semoga bermanfaat

  22. salam
    mas swiss,..ini adik2 kelas sampeyan lagi belajar ngeblog
    salah satu rencana selanjutny adalah membuat semacam “liputan wawancara” sama mas swiss soal kegiatan-kegiatan mas swiss
    pinginnya sih wawancaranya lewat Ym aja.hehehe
    hemat ongkos, piye tanggapan mas swiss?
    salam
    {real sukmana}
    **no problemo mas, tapi saya jarang mengaktifkan YM e. email saya kebogiraz@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s