Saat memiliki adalah saat kehilangan


Tidak ada yang bisa menebak, seberapa besar rejeki yang dibagi Tuhan kepada kita besok. Pun, seberapa pahit cobaan yang ditimpakan kepada kita satu detik setelah ini. Seperti halnya Tuhan, malaikat, jin dan setan, masa depan adalah makhluk yang ghoib.

Bekerja dengan sungguh-sungguh adalah rukun wajib yang harus dijalani orang hidup. Sebab hak yang diberikan oleh Tuhan kepada kita adalah –hanya- wilayah proses, selebihnya, hasil yang didapat adalah mutlak hak Tuhan yang menentukan.

Tuhan sangat adil kepada setiap makhlukNya. Beliau sangat teliti dan hati-hati dalam membagi jatah rejeki dan nikmat. Meskipun Beliau sudah menegaskan bahwa manusialah makhluknya yang paling sempurna, toh tidak ada satupun makhluk yang luput dari perhatian dan penjagaan Tuhan. Bahkan nasib sebutir debu di tengah kekosongan angkasa, Tuhan sudah mengaturnya dengan sangat sistematis yang mungkin butuh puluhan tahun bagi manusia untuk membuat rumusan matematisnya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak optimis kepada Tuhan.

Jadi jangan lupa diri kala mendapatkan jatah rejeki yang berlebih. Pun jangan putus asa kala menemukan kehilangan yang berarti. Seperti hukum termodinamika, saat kita mendapati sebuah energy maka pada saat yang bersamaan kita juga sedang kehilangan massa, dan sebaliknya.

Tidak ada yang layak diperebutkan di dunia ini, pun tidak ada yang layak diremeh-temehkan. Sebab ketinggian ilmuku adalah aku paham bahwa saat memiliki adalah saat kehilangan bagiku.

3 thoughts on “Saat memiliki adalah saat kehilangan

  1. Alaika alaihissalam, waduh bar mulih kerjo adus seger, Wi-Fi teko omah Dab, cukup ngenet berdua dengan istri he3x aku nek memiliki kehilangan ngono kuwi kok dadi eling sing wis-wis winasis weleh…weleh…tapi pertanyaannya Mengapa ALLAH SWT sing banget berkuasa kuwi, kok mau-maunya susah-susah gawe jin, setan, manusia, dll surga neraka walah marai repot wae yo….
    **SING REPOT LAK KOWE TO NDES. MOSOK GUSTI ALLAH REPOT KARO MAKHKLUK E DEWE?

    • Lho….3x apa sing dicerahke…he3x bukankah tulisan iki menunjukkan bahwa dunia sudah ruwet dan siap di kiamatkan…….
      **TENANG BRO…TENANG…RASAH EMOSI… OM PASTI BAYAR, TAPI OM PAKE CELANA DULU HAHAHA…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s