Seperti Nemu Serindit di Baluran


Apa yang paling menyenangkan untuk dilakukan di Baluran?

1. Turis Belanda mengatakan: “Saya orang paling suka lihat-lihat hewan besar-besar.”

2.Turis Itali berkata: “Saya paling suka pantainya, karena bisa melihat sunrise. Live!”

3. Turis Perancis mengatakan:”Saya lebih seneng tidak pakai guide, karena saya tidak suka memberi tips.”

4. Turis Arab bilang: “Ana tidak suka Baluran, karena sama fanasnya dengan negara ana.”

5. Turis Asem Bagus nrocos, sambil bertanya kepada petugas lapangan: “Kok gak ono dangdute Pak?”

dsc_04111Tapi buat saya, aktivitas paling menyenangkan di Baluran adalah sepeda-an pagi-pagi, apalagi di bulan-bulan gini. Memakai kacamata sport yang baru takbeli di depan kampus UNY seharga 15.ooo rupiah, nyangking senjata laras panjang dan sepeda dinas Polygonku.

Segala sesuatu di Baluran disulap menjadi hijau, segar dan becek. Keajaiban-keajaiban kecil pun mulai bermunculan, kodok ngorek di tengah savana, burung kutilang yang biasanya cuek sekarang jadi sensi sekali, mungkin karena lagi bertelor. Kerbau liar keluar siang, padahal biasanya mulai beredar menjelang maghrib. Dan sebagainya dan sebagainya.

Dan keajaiban terbesarnya adalah, saya ada disini. Di kawasan hutan paling cantik se-Situbondo (karena emang gak ada hutan lainnya yang lebih cakep), gak… tapi emang bener-bener cantik. Keajaiban, karena begitu saya njujuk sini langsung tersedia kamera laras panjang. Langsung terpasang internet dan kendaraan dinas Polygon Monarch. Plus kawan-kawan PEH yang gak ada matinya. Pak Kus yang kooperatif dan berpandangan terbuka.Saya masih bener-bener gak percaya kalo saya adalah PNS. Karena semua yang ada disini sama sekali berbeda dengan anggapan saya dulu tentang PNS.

As unpredictable and unbelievable as I nemu serindit Jawa di Baluran!!

12 thoughts on “Seperti Nemu Serindit di Baluran

  1. weh aku kok ora weruh Srindsit pas neng Baluran yo. Wingi pas lebaran aku neng Baluran lho, tapi ora ketemu kowe. Musim pas kering kerontang, tapi aku iso weruh merak, elang laut, lan rangkong.
    Tapi salut aku karo kowe, jare polisi hutane, kowe uwis dadi fotografer handalan.
    ah anda terlalu memuji…hehehe…

  2. wah ternyata pengalaman kita tentang komentar turis hampir sama bro…
    waktu di meru betiri :

    Turis Belanda : paling seneng mlaku2 ndelok kewan,
    Turis Jerman : seneng hiking n animal watching, mirip Belanda
    Turis Itali : jauh seneng neng pantai lebih dr yg lain
    Turis Lokal : ngeyel, aneh-aneh, senengane ngrusak..
    Turis Perancis : paling pelit…tuku bir 15000 wae ditawar 8000

    hahahaha…

    Nha klo pertanyaane dibalik, apa yang paling menyenangkan dilakukan dalam mendampingi turis??

    Gembil : Turis watching, alias nonton turis wuda di adus neng segara…hehehe (terj. : liat turis berbikini mandi di laut).

  3. wuih…. apik tenan fotone…
    hijau diantara hijau..

    ada yang bilang kerjamu sangat memuaskan…
    ada yang bilang baluran butuh 100 swiss..
    piye kuwi maksude..?
    apike piye…?
    sori frend baru bales. lagi ke lapangan terus…la piye apike?hehehe…ya pada prinsipnya semua yang ada di baluran sudah bekerja dengan sebaik2nya, hanya masalah mengkomunikasikan hasil kerja dengan pimpinan saja yang membedakan.
    wah jangan 100 swiss deh. satu aja, PEH di sini sudah mulai mengalami perubahan perilaku menjadi tidak terkontrol alias suka ngomong “fuck” hehehe….fuck adalah bahasa persahabatan dan kasih sayang di antara kami.
    btw, makasih udah mampir.

  4. wah sebenernya sing nulariki yo sp mas… lha kok perilakunya jdi berubah ki piye????sing mulai sp mas….????hehehe…
    hehee..yang nulari setan berbulu domba. sebenarnya beberapa hari ini aku mikir terus, apakah saya kenal mbak/mas riski?? maaf tapi aku bener nggak ingat. sekali lagi maaf…

  5. mas fotone keren bgt gt lho,,,,,ni whelly,,kmaren tim pu alas purwo
    mas kapan2,,,,,,,,aq minta foto2 vegetasi mangrove ada g?
    boleh, kita sangat terbuka. sekarang lagi ngumpulin foto bunga, buah, dan semua aspek fisiologi mangrove yang ada di baluran. minta alamat imelnya aja….

  6. sampaikan salam kami – arek-arek suroboyo – buat pak kus.
    oke, insyaAllah….salam dari menungguQodot ya?

  7. maaf, jangan pake ‘Q’- godot. salamnya dari kami semua arek-arek (PEH) suroboyo, salam sejahtera
    ooo…dari kawan2 PEH to? ya..ya.. gimana kabar PEH disana?

  8. PEH di surabaya, baik, kenaikan pangkat – jabatan lancar. 1 orang telah selesai S-2 Kehutanan UGM. 2 orang lagi akan selesai S-2 double degree UGM-ITC. 1 orang lagi S-2 di UPN, dan semua yang belum S-1, sedang menyelesaikan S-1, sebagian Kehutanan dan sebagian Pertanian.
    woww..selamat..selamat..semoga wadag-wadag itu membawa konsekuensi positif kepada profesionalisme dan kapabilitas skill kawan2 PEH di sana.

  9. wah ngalem2 pasti lagi mo nodong apa maneh ki?
    laras panjang wis ono, internet wis ono, polygon ono
    jgn2 binok night vision.ha ha ha
    ampyun swisss…

    tomangbukannamasebenarnya
    **HEHEHE…MAKANE DADIO PNS DEPARTEMEN KEHUTANAN HAHAHAHAHAAA…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s