Bentet Lagi…Bentet Lagi…


bente kelabu

Ini dia burung yang setiap aku hunting mesti nyantol di frame-ku. Lanius schach atau bentet kelabu (ada juga yang menyebutnya cendet atau pentet) ini memang burung yang sangat umum dijumpai di Jogja, atau mungkin di manapun di Sunda Besar. Baik di alam maupun di dalam sangkar. Salah satu kelebihan burung ini ketika di sangkar adalah dia bisa menirukan suarang burung lain yang mungkin harganya jauh lebih mahal dari harga dia.

Dia bukan tipe burung pemalu, suka bertengger di tempat-tempat terbuka di tepi hutan atau di tegalan. Suaranya yang khas serta warna bulunya yang agak mencolok membuat burung ini sangat mudah difoto.

bentet kelabu2

Foto ini saya ambil di Tahura R. Suryo, Malang. Lokasi ini memiliki kekayaan burung yang sangat tinggi, lebih 300 jenis burung ditemukan di sekitar tahura ini. Hampir sama dengan jumlah jenis seluruh burung yang ada di Jogja yang kurang dari 345-an. Dan yang lebih asyik lagi, jika anda hunting di sini adalah, anda bisa memotret burung sambil kum-kum di air hangat.

Happy birding

Never ending digiscoping

One thought on “Bentet Lagi…Bentet Lagi…

  1. Kenapa kamu kasih tahu lokasinya? Tidak sadarkah kamu akan banyak pemburu dan banyak penangkapan untuk dikonsumsi atau dijual oleh pihak2 yang bisa membawa kerusakan akan jenis burung dan spesies lain, Kamu sadar ga Indonesia rangking pertama sebagai negara yan paling cepat kerusakan hutan dan spesies didalamnya, tarik iklan kamu sekarang
    **MAS WIDODO, TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR DI “BALURAN AND ME”, DAN TERIMA KASIH ATAS RESPON YANG DIBERIKAN. SATU HAL YANG SELALU SAYA INGAT, KONSERVASI TIDAK MELULU PROTEKSI, LEBIH LUAS LAGI KONSERVASI ADALAH MAINTENANCE. SUSTAINABLE MANAGEMENT. MENGURUNG HUTAN DAN SATWA LIAR DALAM BUNGKUS YANG RAPAT TIDAK AKAN PERNAH MEMECAHKAN MASALAH KERUSAKAN HUTAN, JUSTRU SEBALIKNYA. KONSEP PROTEKSI YANG SELAMA INI DIJALANKAN DALAM KONSERVASI KAWASAN SELAMA BERTAHUN2 MEMBUKTIKAN ITU, HUTAN KITA TETAP SAJA AMBLAS. MESKIPUN PADA AKHIRNYA MEMANG ADA BEBERAPA SPESIES YANG MEMBUTUHKAN LEVEL PENGAMANAN LEBIH KETAT.
    MENUNJUKKAN LOKASI PERTEMUAN DENGAN BURUNG BUKAN HAL YANG JAHAT JUGA. JUSTRU DALAM SETIAP CATATAN PERJUMPAAN DENGAN BURUNG DI ALAM, MENYERTAKAN DATA WAKTU, LOKASI SAMPAI KONDISI LINGKUNGAN SEKITAR ADALAH HAL YANG PASTI. MENURUT SAYA ANDA TAHU, BAHWA ITU ADALAH BAGIAN DARI METODE ILMIAH, DIMANAPUN JUGA!
    SAYA AKTIF DALAM DUNIA KONSERVASI SELAMA LEBIH DARI 6 TAHUN SETELAH KULIAH DI KEHUTANAN SELAMA 6 TAHUN. DAN TANPA KITA MENUNJUKKAN LOKASI SATWA LIAR PUN, TIDAK MENGHALANGI PEMBURU UNTUK TAHU LOKASI DIMANA BURUNG2 BISA DIBURU, BAHKAN MEREKA JAUH LEBIH TAHU. ITU YANG SAYA ALAMI DI TAMAN NASIONAL BALURAN SELAMA 3 TAHUN.
    ARTINYA BAGAIMANA SEKARANG MELINDUNGI HUTAN TIDAK DENGAN MENUTUP RAPAT2 DARI DUNIA LUAR, TAPI MERANGKUL SEMUA PIHAK, TERMASUK PENJARAH HUTAN, DALAM SATU PAYUNG BERSAMA YANG SALING MENGUNTUNGKAN DAN SALING MENGHORMATI.

    OHYA…SATU HAL LAGI. INI BUKAN IKLAN !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s